Rabu, 01 Oktober 2014

Imero Hemo dan Watermark

Diposkan oleh ainahafizah di 21.35
Selamat siang!
Hari ini saya akan membahas tentang Imero Hemo dan watermark. Alasannya akan saya jelaskan nanti. Pertama, saya mau membahas foto-foto yang saya unggah atas nama Imero Hemo. Saya pernah membaca dari berbagai sumber, seperti blog perseorangan, marketplace, pinterest, maupun catatan seseorang atau grup mengenai watermark (tanda) pada sebuah foto (khususnya foto hasil karya). Semua menyebutkan bahwa watermark tersebut penting namun keberadaannya tidak boleh menghalangi produk (hasil karya) yang ingin ditunjukkan. Oleh karena itu, saya selalu meletakkan watermark pada bagian bawah hasil karya saya sehingga tidak mengganggu penampilan karya itu sendiri. Namun, risikonya adalah watermark tersebut dapat dihilangkan dengan cara memotong foto tersebut. Terkesan kejam, namun memang ada yang melakukannya.
Kebetulan pagi ini saya mendapat sebuah pesan dari seseorang yang menyatakan bahwa beliau pernah mengunggah foto Imero Hemo via BBM. Mungkin beliau menyukai salah satu karya IH kemudian mengunggah foto tersebut. Saya tidak tahu selebihnya bagaimana, karena saya tidak mempunyai akun BBM. Saya punya trauma dengan ponsel merk Blackberry sehingga saya tidak berniat mendownload aplikasi BBM walaupun sudah ada untuk versi androidnya. Bukan, ponsel Blackberry tidak pernah melakukan kesalahan apapun pada saya, hanya beberapa kejadian yang membuat saya tidak mau menyentuhnya. Okay, kembali ke foto IH dan BBM. Jadi, seandainya ada foto IH di BBM, ada 3 kemungkinan. Pertama, orang yang mengunggah foto tersebut hanya sekedar berbagi foto karena menyukainya. Kedua, orang tersebut menjual kembali produk IH via BBM . Ketiga, seandainya orang yang mengunggah foto IH di BBM menawarkan produk pada foto dengan sistem preorder, itu bukan Imero Hemo dan IH tidak bertanggungjawab untuk itu, karena IH hanya bertransaksi via Fanpage Facebook dan hanya transaksi via inbox yang dilayani. Seandainya pun ada yang memotong foto milik IH, mengakui sebagai hasil karya mereka, dan menawarkan produk tersebut, serta ketika pembeli protes karena hasilnya berbeda maka saya atas nama Imero Hemo tidak bertanggungjawab untuk hal tersebut.

Oh ya, satu hal lagi. Kemarin saya membaca sebuah manga. Di manga tersebut ada seorang tokoh pelukis yang setiap kali mempublikasikan karyanya, walaupun sengaja tanpa nama, orang-orang dari masa lalunya tetap mengenali dan mengetahui bahwa karya itu adalah milik si pelukis. Nah lho! Hebat sekali pelukis ini! Dia tidak perlu mempublikasikan namanya tapi orang-orang tahu bahwa karya itu adalah miliknya. Ini menjadi pelajaran bagi saya dan mendorong saya untuk memberikan ciri khas pada setiap karya saya. Yosh, semangat!!! ^o^

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Aina's Room Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea